Cara Mudah Membuat Minyak Kelapa Murni atau VCO ( Virgin Coconut Oil ) Dengan Mixer






Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk membuat VCO "virgin coconut oil" berkualitas tinggi, namun tidak banyak yang tau cara untuk membuatnya salah satu cara terbaik ialah dengan tanpa melewati proses pemanasan, karena pemanasan dapat mengurangi kandungan asam laurat di dalamnya. Pada artikel sebelumnyapun saya sudah memposting cara membuat minyak kelapa VCO, namun kali ini saya akan menjelaskan metode lain yang lebih mudah yaitu dengan metode mixer.

Seperti yang telah diketahui, minyak kelapa VCO kualitas terbaik adalah yang memiliki kadar asam laurat tertinggi, Asam laurat didalam vco menunjukan kualitas vco tersebut, jadi semakin banyak kandungan asam laurat didalamnya semakin baik dan berkualitas, cara atau metode membuat vco yang terbaru saat ini tidak menggunakan pemanasan juga tidak diperlukan peragian atau Fermentasi cukup hanya dengan mengaduk santan sebuah mixer selama setengah jam lalu endapkan selama sehari semalam (24 jam) dan bisa di dapat hasil VCO dengan kualitas terbaik. Kualitas bahan juga baku juga berpengaruh pada hasil vco yang akan di peroleh, para pakar menyarankan untuk menggunakan kelapa yang sudah tua dan jatuh sendiri lalu simpan sekitar satu bulan sebelum di proses, pilih kelapa yang belum keluar tunas nya karena bila sudah keluar tunas kandungan protein didalamnya sudah berkurang.



Analisis (dalam 100 gr)
Buah muda
Buah setengah tua
Buah tua
Kalori
68 kal
180 kkal
359 kkal
Protein
1 gr
4 gr
3,4 gr
Lemak
0,9 gr
13 gr
34,7 mg
Karbohidrat
14 gr
10 gr
14 gr
Kalsium
17 mg
8 mg
21 mg
Fosfor
30 mg
35 mg
2 mg
Besi
1 mg
1,3 mg
0,0 iu
Aktivasi vitamin A
0,0 iu
10,0 iu
0,1 mg
Thiamin
0,0 mg
0,5 mg
2,0 mg
Asam askorbat
4 mg
4 mg
46,9 mg
Air
83,3 gr
70 mg
46,9 gr
Bagian yang dapat dimakan
53 gr
53 gr
53 gr

Dari tabel di atas dilihat bahwa semakin tua umur buah kelapa maka kandungan lemaknya semakin tinggi. Daging buah dapat diisolasi komponen rafinosa, sukrosa, fruktosa, dan galaktosanya. Selain itu daging buahnya dapat dibuat menjadijuice (santan). Santan kelapa bisa dijadikan pengganti susu atau minyak. Namun, tidak bisa dijadikan alcohol. Hal ini dikarenakan kelapa hanya memiliki kandungan gula kurang dari 1%.



Pada tahap awal pembuatan VCO yaitu daging buah kelapa diparut atau digiling kemudian diperas untuk diambil santannya. Selanjutnya santan didiamkan hingga terbentuk krim dan skim. Krim inilah yang kemudian diolah dengan berbagai metode menjadi VCO dengan cara di mixer. Putaran kepala mixer menyebabkan emulsi santan terpecah. Pada prinsipnya santan adalah campuran antara molekul minyak, molekul air dan protein. Pada metode mixing,  dengan adanya pengadukan terus-menerus, maka molekul protein yang berfungsi sebagai emulsifier dapat rusak sehingga minyak dapat terpisah (Cahyana dalam Koapaha, 2006). 

membuat minyak kelapa vco untuk sekala rumah tangga dengan mixer
Mixer
Santan merupakan suatu emulsi minyak dalam air. Protein (berupa lipoprotein) yang terdapat di dalam santan berfungsi sebagai pengemulsi. Salah satu penyebab hilangnya stabilitas protein adalah adanya pengadukan. Lapisan molekul protein bagian dalam yang bersifat hidrofob berbalik ke luar, sedangkan bagian luar yang bersifat hidrofil terlipat ke dalam. Hal ini menyebabkan protein mengalami koagulasi dan akhirnya akan mengalami pengendapan, sehingga lapisan minyak dan air dapat terpisah (Winarno dalam Wardani, 2007).

Diantara empat metode yang ada saat ini, menurut saya metode mixerlah yang paling baik dan efisien untuk proses produksi minyak kelapa murni dikarenakan alas an-alasan berikut ini :



1.      Metode fermentasi menggunakan mikroba-mikroba penghasil enzim. Sudah pasti minyak kelapa tidak benar-benar murni karena adanya tambahan yang dimasukkan untuk menghasilkan minyak kelapa

2.      Metode pemanasan menggunakan suhu yang tinggi sehingga ada kemungkinan komposisi kimia dari minyak kelapa murni ini menjadi berubah. Selain itu, kandungan asam laurat pada VCO akan menguap.

3.      Metode pancingan diperlukan minyak kelapa murni terlebih dahulu untuk proses produksinya. Sehingga tidak cocok untuk dikembangkan menjadi skala industri.

4.      Metode mixer hanya perlu membutuhkan santan, tanpa pemanasan, penambahan bahan lain, ataupun jenis-jenis olahan lanjutan lainnya. Sehingga minyak kelapa yang dihasilkan benar-benar murni. Selain itu, metode ini juga sangat efisien, karena saya akan membuat alat penghasil VCO yang menggunakan metode mixer yang mana alat ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Abi






Senin, 23 Desember 2013 3 komentar
Comments
3 Comments

3 komentar:

  1. octv mengatakan...:

    Kalau metode mixer, stepnya gimana ya? Bisa tdk kalau tanpa fermentasi? Trims

  1. Reny Meilyawati mengatakan...:

    Yang proses mixer it klpa yg udh diparut dikasih air dlu ap enggak y sblom di peras ? Ap hbis d prut lgsg d peras aja ? Bingung...

  1. ki handaya mengatakan...:

    Di jemur nggak ya, soalnya kalau dijemur minyaknya makin banyak, coba deh temuan baru lagi deh, jadi sAtu makalah lagi tuh. Membuat vco dengqn metode muxer plus jemur, dicubie ya

Posting Komentar

Translate

Followers